3.27.2011

Cara menentukan Kekerasan pada Logam

Cara menentukan Kekerasan :

1) Cara goresan, dilakukan dengan cara menggoreskan bahan keras pada bahan yang lunak, atau dikenal dgn cara Mohr. Mohr membuat skala yang terdiri dari sepuluh standar mineral yang disusun menurut kekerasannya. Mulai dari bahan yang terlunak dengan skala 1.

2) Cara Dinamik dilakukan dengan menjartuhkan bola baja pada permukaan logam, dimana tinggi permukaan bola menggunakan energi pantulan sebagai penentu kekerasan.

3) Cara Penekanan Dilakukan dengan cara menekan suatu bahan seperti kerucut intan pada benda uji. Bekas dari penekanan inilah yang akan diukur kedalamannya sebagai penentu kekerasannya. Cara ini terbagi lagi atas 3 bagian, Yaitu :

a) Cara Brinell Penentuan kekerasan dengan cara menekankan bola baja ke permukaan benda uji dengan gaya tertentu. Pada wkatu bola ditekan, maka pada permukaan logam akan terdapat bekas seperti pada gambar berikut :

Untuk logam yang memiliki kekerasan tinggi cara ini tidak dapat digunakan, karena akan mengakibatkan perubahan bentuk pada logam itu sendiri, hingga bekas penekanan tidak berupa bidang bola lagi.

Kelebihan :

· Pengerjaan lebih mudah dilakukan

· Biaya relatif ringan.

· Menghasilkan jejak yang relatif kecil

· Tidak dipengaruhi oleh kekerasan permukaan.

Kekurangan :

· Tidak dapat dilakukan pada logam dengan ukuran permukaan kecil.

· Tidak dapat dilakukan pada logam dengan tingkat kekerasan yang tinggi.

b) Cara Vickers

Pada car ini digunakan sebuah intan berbentuk limas segi empat dengan sudut puncak 360 ditekan pada bahan dengan suatu gaya tertentu, sehingga pada benda tersebut terdapat jejak dari intan ini. Seperti pada Brinell, kekerasan Vickers dihitung dari perbandingan gaya dan luas dari pendesakan limas.

Kelebihan :

· Tingkat ketelitian tinggi

· Specimen yang digunakan tidak mengalami kerusakan yang berarti dibanding dengan metode lain

· Memberikan hasil berupa skala yang kontinu untuk suatu bahan tertentu.

Kekurangan :

· Waktu operasi relatif lama.

· Proses pengerjaannya sedikit rumit

· Tidak dapat digunakan untuk pengujian fisik, karena pengujian permukaan lambat memerlukan persiapan permukaan benda uji yang sangat hati-hati dan terdapat pengaruh kesalahan manusia terhadap penentuan panjang diagonalnya.

c) Cara Rockwell

Cara ini berbeda dengan cara terdahulu, prinsip pengukuran didasarkan pada kedalaman masuknya. Makin dangkal penekanan benda uji, maka makin keras pula material dari bahan tersebut. Kerucut intan dan bola yang sering dipakai berdiameter 1/16, 1/8, 1/2 inci. Cara ini amat disukai karena amat praktis, namun ketelitian kurang.

Kelebihan :

· Pengamatan dapat dilakukan dengan mudah

· Waktu operasinya praktis dan cepat.

· Mampu membedakan ukuran tekanan yang kecil sehingga bagian yang mendapatkan perlakuan panas yang lengkap dapat diuju kekerasannya.

Kekurangan :

· Dalam menentukan kekerasan bahan, harus memiliki permukaan yang halus dan rata.

· Efektifitas dalam pengambilan data kurang.

· Ketelitian kurang.

No comments:

Post a Comment

Isi Komentnya Yach......,

Goresan Khu......!!!

...

"Bagi dunia kau hanya seseorang,tapi bagi seseorang kau adalah DUNIA-nya" Aku sprti ini, menghadapi tantangan sprti brpetualang, mrasakan gairah saat dikejar deadline n harus berpikir keras utk menyelesaikannya.krn tanpa tantangan, rasanya hidup ini kurang hidup, tantangan hidup kita akan makin terasah n kuat untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya. I'm Comming Fresh Graduate 2011..!|!! I'm Engineer.. di Blog Goresan Khu......!!!